Pernah suatu ketika aku menyesal karena membatalkan suatu tawaran yang sangat menggiurkan, saat aku membuat keputusan sendiri. Saat kedua orang tuaku tak bisa menemani, dan mereka sepenuhnya menyerahkan kepadaku. Aku takut, aku pengecut. Tak cukup berani mengambil suatu langkah besar yang menjanjikan, padahal semua suah dipersiapkan. Aku menangis, seharian, saat itu. Sempat aku menyesal beberapa waktu. Tapi ayah bilang "tak apa, lain waktu pasti ada kesempatan lagi". Tapi aku tak yakin.
Ahaaha
Namanya juga nasib, siapa yang tau ?
Kini aku berada di tempat yang aku inginkan, menikmati setiap proses dan suatu kehidupan baru. Tawaran itu datang lagi, dengan sangat sopan dan ramah, sekarang aku malah berpikir untuk menolaknya ..
hmm
Bagaimana ya ?
'dabs
Dec, 19th 2011
No comments:
Post a Comment